Kamis, 19 Januari 2017

TES BPD

haiii sudah lama nggak ngeblog, maklum disibukkan sama ini itu. Setelah perjuangan mencari kerja yang nggak kunjung dapat, akhirnya saya memutuskan untuk melanjutkan kuliah di salah satu universitas negeri di Yogyakarta, walaupun tetap sammbil cari kerja. nah November 2016 kemarin, saya daftar kerja di BPD DIY, dan alhamdulillah lolos untuk seleksi administrasinya. Selama proses rekrutmen dilancarkan sekali, tapi not happy ending. Okay kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang tahapan tes di BPD DIY.

1. Seleksi Administrasi
Mungkin sebagian orang berpikir kalo seleksi administrasi ini hal paling mudah dan pasti lolos. Eitssss, tapi nyatanya ada beberapa teman yang nggak lolos di seleksi administrasi ini. Alhamdulillah saya lolos seleksi administrasi dan dijadwalkan untuk mengikuti pemberkasan dan wawancara awal seminggu kemudian.

2. Pemberkasan dan Wawancara Awal
Untuk tahap pemberkasan ini pastikan semua dokumen-dokumen yang dibutuhkan lengkap yaa, yang paling penting skor toefl. Misalkan skor toefl yang dibutuhkan 450, sedangkan skor toefl kamu cuma 449, jangan berharap untuk lolos ya. Tips nya datang lebih pagi, biar nggak antri terlalu panjang. Jangan lupa persiapkan kartu peserta dan dokumen lain yang dibutuhkan ya malam harinya. Nah setelah lolos verifikasi berkas tahap selanjutnya wawancara awal. Wawancara awal ini cuma ditanya seputar cv kamu aja kok, sama kegiatan sehari-hari. Jangan lupa tatap mata si pewawancara untuk meyakinkan beliau dan  jawab dengan jujur serta tersenyum.

3. Tes TPA & Psikologi
Untuk tes TPA dan Psikologi ini sama kayak tes TPA & Psikologi lainnya. intinya jangan lupa sarapan plus jagan kondisi karena tesnya dari pagi sampe sore. Usahakan fokus buat kerjain setiap soal apalagi pauli kreplin (saya lemah di tes ini :'D). Hasil tes ini langsung keluar sorenya, dan yang lolos akan mengikuti wawncara psikologi besok paginya. Alhamdulillah lolos lagi.

4. Wawancara Psikologi
Wawancara psikologi ini sama kayak wawancara awal tapi lebih mendetail. Si pewawancara bakal nyari kelemahanmu, bakal ngejatuhin kamu, dan macem-mace. Intinya di tes ini jawab semua pertanyaan si pewawancara dengan jujur. Kalo kamu dijatuhin kasih jawaban-jjawaban yang bisa bangkitin kamu, tetap tersenyum, dan jangan nyerah. Pokoknya jawab ajaa.

5. Wawancara Akhir
Tahap berikutnya adalah wawancara akhir. Wawancara akhir ini bertempat di kantor pusat BPD. Pewawancara ada 3 orang, dan bakal nanyain seputar CV kamu. Intinyajawab dengan detail, tegas dan senyum.

6. Medical Check up
Buat kamu yang udah lolos wawancara akhir artinya tinggal one step closer. Taraaa welcome to medical check up (sayangnya saya gak lolos 😢)

Nah itu tadi tahapan tes di bank BPD DIY. sayangnya saya nggak lolos menjelang detik-detik terkahir, sedih sih, tapi saya yakin Allah punya rencana lain yang lebih indah. Buat kalian yang mau tes semoga lolos yaaaa.

Senin, 16 November 2015

Thank you God. I believe in you

10 bulan berlalu sejak wisuda dan sampai saat ini pun aku masih belum dapat kerjaan. Pasangan nggak punya, kerjaan nggak punya. Berkali2 tes, berkali2 gagal, dan nggak pernah beruntung. Rasanya seperti dunia sedang berkonspirasi buat jatuhin kamu. Kayaknya dunia nggak ngijinin kamu buat ngelengkapin kebahagiaanmu, impianmu. Rasanya berkali2 berada di roda paling bawah dan nggak pernah beranjak ke atas. Rasanya jenuh, capek, putus asa, dan bener2 berada di titik terendah. Terus gmnaaaa??? Semua usaha sudah di lakuin, mungkin belum maksimal sih. Sekarang cuma bisa berdoa, Tuhan tolong kuatin aku, jangan bikin aku lemah. Positive thinking aja, Tuhan nggak bakal ngasih kamu cobaan yang berat kalo kamu nggak bisa ngelakuinnya. Tuhan tau kamu bisa. Dan ada kado indah menunggumu di ujung sanaa. Semangaatt 😂😂😂😂

Kamis, 22 Oktober 2015

Terimakasih Tuhan :)

Ada kalanya dimana kamu merasa dunia sangat membencimu, tidak ada seorangpun yang tulus kepadamu, hey jangan bersedih ingatlah. Saat kamu merasa dunia membencimu, masih ada Tuhanmu yag selalu mencintaimu. Saat dunia meragukanmu, masih ada Tuhanmu yang selalu mempercayaimu. Saat dunia melukaimu, masih ada Tuhanmu yang selalu melindungimu. Saat dunia tidak bersahabt denganmu, masih ada Tuhanmu yang akan menjadi sahabat setia sepanjang masa. Saat kamu merasa tidak memiliki siapapun, kamu masih memiliki Tuhanmu yang selalu ada untukmu.
Terimakasih Tuhan, atas segala yang telah Kau berikan, bahkan saat aku melupakanmu, menjauh darimu, kau tetap menyangiku, mengawasiku, menjagaku. Engkaulah sebaik-baiknya sahabat, sebaik-baiknya pendengar, sebaik-baiknya pelindung. Saat yang lain tak memberiku kesempatan, Engkau selalu memberiku kesempatan. Terimakasih Tuhan karena selalu menyayangiku, melindungiku, menjagaku, memberiku kasih sayang yang berlimpah. Thanks God :)

Senin, 17 Agustus 2015

DIRGAHAYU INDONESIA 70 #AYOKERJA

17 AGUSTUS 1945 - 17 AGUSTUS 2015
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 70
#AYOKERJA

Sudah 70 tahun Indonesia merdeka, bebas dari penjajahan bangsa asing katanya, bebas mengelurakan pendapat katanya. Ulang tahun Indonesia ke 70 ini mengangkat tema ayo kerja. Sebenarnya saya masih kurang paham dengan maksud ayo kerja disini. Kerja seperti apa yang dimaksud oleh pemerintah? kerja di kantoran kah? kerja di perusahaan kah? kerja untuk pemerintah kah? kerja untuk swasta kah? kerja untuk bangsa asing kah? atau kerja utuk negara kah? atau kerja untuk masyarakat? entahlah, saya belum paham.

Mungkin yang di maskud kerja disini adalah masyarakat harus produktif, menghasilkan sesuatu, atau menghasilkan karya. Atau mungkin yang ayo kerja disini memberi semangat para pengangguran untuk mencari atau membuat lapangan kerja sendiri? tau sendiri kan pengangguran di Indonesia ini sangat melimpah (termasuk saya, hiks). Saya mewakili para pengagguran di Indonesia, khususnya pengangguran S1, cuma mau menyampaikan ini, bagaimana kita mau kerja jika sudah melamar disana sini namun belum mendapat pekerjaan. Entah mengapa semakin tahun semakin lama melamar kerja di Indonesia semakin susah. Persaingannya semakin kuat, banyak yang terbuang, jumlah lapangan kerja di Indonesia dengan tenaga kerjanya berbanding terbalik. Mungkin sebagian yang membaca ini atau pemerintah berkata, yasudah bikin usaha sendiri saja. Pak, buk, bikin usaha sendiri nggak semudah yang ada dipikiran kita. Saya sudah enam bulan lebih menganggur, mencari kerja disana sini, tes disana sini namun belum ada yang berkenan untuk menerima saya. Mencoba berwiraswasta? saya sudah coba. Tapi hasilnya sangat tidak maksimal, karena persaingan di dunia bisnis juga sangat ketat. Mencari kerja sesuai bidang kami pun juga terasa sulit, apalagi bagi lulusan universitas swasta seperti saya. Beberapa perusahaan bahkan terasa mendiskriminasi. Mereka hanya menerima lulusan universitas negeri, atau universitas X, Y dan Z. sedangkan selain itu? mereka menolak mentah-mentah.

Jangankan lulusan dari universitas swasta, lulusan dari universitas negeri pun susah mencari kerja. Sewaktu saya masih kuliah saya sempat pergi ke suatu tempat menggunakan mobil rental beserta sopirnya, saya sangat kaget karna sopir tersebut merupakan lulusan S1 dari sebuah universitas negeri di suatu daerah istimewa. Lulusan universitas negeri di kota itu harusnya bisa bekerja di instansi pemerintah atau perusahaan yang bagus, namun karena susahnya mencari pekerjaan, beliau hanya dapat bekerja sebagai sopir serabutan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Berbeda lagi sewaktu saya KKN di sebuah desa di daerah Bantul, DIY. Disitu saya bertemu bapak-bapak penjual nasi goreng kambing yang ternyata seorang lulusan fakultas ternama di universitas ternama di daerah Yogyakarta. Padahal biasanya lulusan dari Universitas tersebut paling banyak di cari, namun karena susahnya mencari kerja bapak ini hanya berjualan nasi goreng di warung tenda di sebuah desa terpencil.

Sedikit uneg-uneg dari saya, semoga para pemimpin di Indoensia bisa mencarikan solusi untuk kami para pengangguran, khususnya pengangguran S1 agar dapat bekerja sesuai bidang kami.

Selamat Ulang Tahun Indonesia yang ke 70.
Semoga sejahtera rakyatnya, bahagia selalu dan bebas dari "penjajahan".
DIRGAHAYU INDONESIA
#AYOKERJA
#INDONESIASEJAHTERA
#INDONESIABEBASPENGANGGURAN
#BERDAYAKANPEMUDAPEMUDIINDONESIA
#INDONESIAPASTIBISA

Selasa, 04 Agustus 2015

Putus asa itu sederhana

Putus asa itu sederhana. Sesederhana kamu di PHPin. Sesederhana kamu udah ngarep, nunggu, ternyata nggak jadi. Kesel, bete, dan nggak tau harus mulai dari mana #jobseeker #dilemajobseeker #deritajobseeker

Kamis, 25 Juni 2015

Hilang Arah???

hmmm... hilang arah? bingung mau ngapain? nggak punya tujuan? hal ini sering banget aku rasain akhir2 ini. Why??? karena sampe sekarang masih belum dapet kerjaan alias nganggur. Nggak tau kenapa tapi berasa bodoh kok yaa sampe nggak dapet2 kerjaan gitu. Berasa unlucky. Berasa macem2. Kadang kalo lihat temen yang cepet dapet kerja selalu kepikiran, "dia aja bisa dapet kerja cepet, kok aku nggak dapet2 kerja ya? aku salah apa? dosa apa?" kadang kalo udah kepikiran kayak gitu berasa udah putus asa, berasa udah males, berasa udah nggak berguna, berasa payah, berasa kalah, berasa ini nggak adil, berasa nggak beruntung, and I feel like I'm the unluckiest person ever. Kalo kayak gini mau nyalahin siapa? nyalahin diri sendir? iyaaa. Sebodoh ini kah aku? sampe tes berkali2 pun tetep nggak lolos.
Tapi pas bisa berpikir jernih akhirnya bisa mikir, oh mungkin kata Allah jangan dulu, nanti dulu, kamu bakal dapet yang lebih baik dari ini. Kapan? Nanti kalo waktunya sudah tepat.

Selasa, 23 Juni 2015

Pergi sendirian? Why not?

Kadang kita takut kalau harus perhi sendirian. Takut karena belum tau daerah tujuan. Takut kalau terjadi hal buruk di jalan. Takut kesasar. Takut hilang, dll. Hey tapi nggak seburuk itu kok. Dulu waktu pertama kali aku pergi sendirian juga kepikiran kayak gitu. Tapi setelah dijalanin it's so fun. Nggak cuma sekali dua kali tapiudh berkali2 pergi sendirian tanpa di temenin siapa2. Mulai dari surabaya-jogja-surabaya, bojonegoro-surabaya-bojonegoro, bojonegoro-semarang-bojonegoro, bojonegoro-jogja-bojonegoro, jogja-solo-jogja sampe jogja-balikpapan-surabaya. Awalnya ada rasa takut juga. Tapi setelah di jalanin ternyata nggak semenakutkan apa yg kita bayangkan. Pas bepergian sendiri kita bakal dapet temen baru buat ngobrol, diajak kenalan, dan siapa tau diantara orang2 itu ternyata ada jodoh kita. Dari situ kita juga bisa tau karakter berbagai macam orang mulai dari yg pendiem sampe cerewet, mulai dari yg ramah sampe yg jutek, dari yg masa bodoh sampe kepo luar biasa. Kita juga bisa belajar buat berani, berani mengambil sikap, berani bicara, berani beradaptasi, dan berani pergi ke tempat2 baru sendirian pastinya. Yg jelas nyenengin kok. Kita bakal ngerasaim gimana betenya pas temen sebangku kita agak rese, gimana bengongnya pas temen bangku kita pendiem, gimana asiknya pas temen sebangku kita asik diajak ngobrol. Di tempat baru pun kita bisa secara tiba2 dapetin temen baru. Misalkan sama2 pergi sendiri ke tempat tujuan yg sama. Eh akhirnya malah jadi temenan
So nggak perlu takut buat pergi2 sendiri, tapi perlu waspada juga yaa.